PMI KEBUMEN GELAR ORIENTASI PELIBATAN MASYARAKAT dan AKUNTABILITAS

SHARE

KEBUMEN - Keterlibatan dan akuntabilitas masyarakat  adalah cara kerja yang mengakui dan menghargai anggota masyarakat sebagai mitra yang setara dan memastikan pendapat mereka didengar dan digunakan untuk merancang dan memandu pekerjaan kemanusiaan. Hal itu disampaikan Sekretaris PMI Kabupaten Kebumen pada pembukaan kegiatan Orientasi Community Engagement and Accountability (Pelibatan Masyarakat dan Akuntabilitas) PMI Kabupaten Kebumen, Rabu 27 Oktober 2021.

"Masyarakat penerima manfaat dari PMI harus diakui dan dihargai serta dijadikan subyek bagi kita sebagai pekerja kemanusiaan agar masyarakat dapat terlibat dengan baik", kata Muhsinun pada saat pembukaan kegiatan.

Kegiatan pembukaan juga dihadiri secara daring dari kepala perwakilan Palang Merah Jepang di Indonesia Awaludin dan dari PMI Jawa Tengah Ali Masyhar yang juga sebagai koordinator lapangan Provinsi Jawa Tengah Program Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana di Selatan Jawa Indonesia.

"Selamat kepada PMI Kabupaten Kebumen yang pada hari ini dan besok akan melaksanakan orientasi dan berbahagialah kepada peserta semuanya, karena kegiatan orientasi ini dibawakan langsung oleh ahlinya di PMI Pusat yaitu Bu Ola (Aulia Ariani), semoga dengan orientasi ini kegiatan program yang sedang berjalan di Kebumen akan semakin baik dari yang sudah baik" ujar Awaludin.

Kegiatan Orientasi Community Engagement and Accountability PMI Kabupaten Kebumen dilaksanakan selama 2 hari, yaitu tanggal 27 dan 28 Oktober 2021 dan bertempat di Hotel Candisari Kebumen dengan fasilitator dari PMI Pusat  yaitu Aulia Ariani, Juna Infaqi dan Rokhim.

"Seperti yang telah disampaikan Pak Awaludin, bahwa kegiatan ini difasilitasi langsung dari ahlinya di PMI Pusat, jadi ikuti kegiatan orientasi ini  dengan santai namun serius, agar ilmu dapat terserap dengan baik" tambah Muhsinun

Koordinator Lapangan Program Kesiapsiagaan Tanggap Darurat Bencana di Selatan Jawa Indonesia dari PMI Kabupaten Kebumen Qosim Jamaludin menngatakan kegiatan ini diikuti oleh 16 perwakilan sibat (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) dari 4 desa binaan, 8 relawan PMI Kebumen sebagai pendamping desa dan 4 orang karyawan PMI dimana setelah selesai kegiatan akan dilaksanakan pengimbasan atau sosialisasi hasil orientasi kepada anggota Sibat di 4 desa binaan.

"Ada 16 Anggota Sibat, 8 Relawan PMI dan 4 karyawan yang mengikuti orientasi ini dan semua peserta wajib memberikan sosialisasi kepada anggota yang lain utamanya bagi anggota Sibat di 4 Desa" Ungkap Qosim setelah acara pembukaan.
 

Dipublish Oleh : Infokom PMI Jateng