header-int

Tanam Mangrove Untuk Menambah Penghasilan Ekonomi Masyarakat Pesisir

Selasa, 12 Des 2017, 14:38:36 WIB - 31 View
Share
Tanam Mangrove Untuk Menambah Penghasilan Ekonomi Masyarakat Pesisir

BATANG-Wakil Ketua PMI Pusat Bidang Penaggulangan Bencana Letjen Purn TNI.  Sumarsono mengajak masyarakat pesisir pantai Kabupaten Batang untuk menanam mangrove untuk meminimalisir bencana abrasi dan pemanasan global serta sebagai sebagai tambahan pengahsilan masyarakat.
“ Kalau menanam mangrove hanya perintah saja, masyarakat menilai hanya menghabiskan tenaga, akan tetapi kalau ada nilai tambah untuk penghasilan guna meningkatkan ekonomi masyrakat pesisir.” Kata Sumarsono saat menutup Program Pengurangan Resiko Terpadu Berbasis Masyrakat ( PERTAMA ) wilayah Pseisir tahap II tahun 2015-2017 Pantai Kalisono Batang Jumaat 8/12.
Ia juga mengatakan banyak nilai tambah peningkatan ekonomi menanam mangrove, karena tanaman tersebut bisa dijadikan minuman syirup,bahan baku arang batery,  sarang lebah, sebagai tempat persemaian kepiting soka dan juga ada pusat edukasi mangrove sebagai rekreasi atau  destinasi wisata mendongkrak ekonomi masyrakat. 
“Jadi harus punya nilai ekonomis, sehingga masyrakat akan bergerak dan punya nilai ekonomi sekaligus untuk mengurangi abrasi dan meminimalisir bencana.” Katanya
50 ribu tanaman mangruve dan cemara telah di tanama lanjut Letjen Purn TNI Sumarsono, pada tahap pertama untuk program PRATAMA, namun penanamannya lebih dari itu, karena kita bekerjsama dengan stakeholder untuk penanaman di 17 titik sebanyak.
“ kita mengajak semuanya untuk berpartisipasi untuk menjaga lingkungan, karena siapa lagi kalau bukan kita dan kapal lagi kalau bukan sekarang.” Katanya 
Di jelaskan oleh Sumarsono bahwa Kabupaten Batang dalam program PRATAMA cukup berhasil, karena dari segi organiasi dan SDMnya PMI Batang bersama relawanya dan masyarakatnya sangat mendukung. 
Sekertaris Daerah Kabupaten Batang Nasikhin juga mengatakan bahwa, keberhasilan dalam menanam mangrove dan cemara sangat membantu untuk meminimalisir bencana abrasi dan bencana lainya.  Hal ini bisa dilihat disaat daerah tetangga mengalami abrasi besar namun secara umum Kabupaten Batang aman dari abrasi.
“ Setelah kita gencar menanam mangrove dan cemara laut di pesisir pantai memiliki pengaruh sangat besar. Untuk itu jangan puas dengan apa yang ada, tetap mendata dan menginventarisir titik – titik mana yang harus di tanamai mangrove, sehingga dari 50 km pantai yang kita miliki tertanami semua.” Kata Nasikhin yang ikut dalam menanam mangrove 
Sekda juga akan memprovokasi investor – investor yang ada di Kabupaten Batang untuk mempoerhatikan lingkungan terutama untuk pesisir pantai, sehingga harapanya di tahun 2018 akan tertanamai sepanjang pantai yang ada di Kabupaten Batang. 
“ kita akan buat aktion plan untuk bisa menanami karena untuk sepanjang 50 km pantai membutuhkan ratusan ribu mangrove yang di targetkan 2018 bisa selesai.” Katanya 
Ketua PMI Kabupaten Batang Akhmad Thoufik mengatakan, kegiatan clossing Program PRATAMA dengan tema beraksi lokal berdampak global dengan penanaman mangrove sebanyak 1000 bibit dan cemara sebanyak 500 bibit, yang di tanam di lokasi Sungai Sono dan turus jalan wisata Ujung – Negoro sebanyak 12000 Mangrove
“ untuk 3000 cemara di tanam disepanjang jalan pantai Sigandu – Ujungnegoro dan Kedung Segog yang di tanam oleh 400 orang relawan PMI yang terdiri dari Sibat, pelajar, komunitas, masyrakat dan stokeholder.” Katanya (iqbal )

Unidha PMI Provinsi Jawa Tengah | Jl. Arum Sari Rt. 11 Rw. 02 Sambiroto-Semarang Kode Pos 50276 | Telp. 024-76746733 Fax. 024-50276 | Email : pmi@pmi-jateng.or.id | jawa_tengah@pmi.or.id
© 2018 PMI Jawa Tengah

A PHP Error was encountered

Severity: Core Warning

Message: PHP Startup: Unable to load dynamic library '/usr/local/lib/php/extensions/no-debug-non-zts-20131226/fileinfo.so' - /usr/local/lib/php/extensions/no-debug-non-zts-20131226/fileinfo.so: cannot open shared object file: No such file or directory

Filename: Unknown

Line Number: 0

Backtrace: