PMI Gelar Pelatihan Kru Ambulans

SHARE

Banjarnegara -  Kendaraan Ambulans saat ini banyak ditemui dan bertebaran di wilayah Banjarnegara, bahkan dibeberapa desa hampir memiliki.  Namun tidak banyak kru dan driver ambulans yang mempunyai kemampuan dalam Penanganan kegawatdaruratan medis atau Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD).

Sebagai bentuk dari kepedulian terhadap pertolongan masyarakat,  Palang Merah Indonesia (PMI)  Banjarnegara bekerja sama dengan Dinas Kesehatan dan Persatuan Perawat Nasional Indonesia pengurus Banjarnegara menggelar pelatihan PPGD bagi kru Ambulans yang digelar selama tiga hari di Pikas Adventure,  Banjarnegara.

"Mengoperasionalkan Ambulans itu ada aturan,  tata cara.  Kru dan driver harus memahami betul akan Pertolongan pertama kegawatdaruratan " ujar Ketua PMI Banjarnegara,  Setiawan.

dalam pelatihan ini, peserta yang sebagian besar adalah kru Ambulans puskesmas,  ormas dan desa siaga dilatih tentang penanganan kegawatdaruratan,  cara mengemudi, hingga prosedur,  tata aturan,  teknis hingga proses rujukan ke Rumah Sakit secara tepat,  cepat dan profesional.

Kepala Markas PMI Banjarnegara Edi Purwanto mengatakan,  selain mendapatkan materi teori dan praktek peserta juga mendapatkan pengetahuan dari lintas sektoral dari Satlantas Polres  Banjarnegara,  RSUD, Orari dan PPNI. "pelatihan diikuti oleh 48 peserta perwakilan Puskesmas di Banjarnegara,  RSUD,  Desa Siaga,  ormas bahkan ada beberapa peserta dari luar wilayah seperti PMI tetangga & Rumah sakit"  ujarnya.

Dalam pelatihan yang digelar selama tiga hari tersebut,  peserta diberikan materi seperti Kebijakan layanan kedaruratan, Kepalangmerahan, PPGD, Penilaian pasien,  Bantuan Hidup Dasar dan RJP, Komunikasi medis, Penanganan trauma, penanganan medis Psikologis First Aid, Peraturan Undang Undang lalu lintas ambulan,  evakuasi, operasional Ambulance, Protokol oksigen, Pelaporan Rumah sakit dan Simulasi lapangan.

Lewat pelatihan tersebut diharapkan kru ambulans yang ada di Banjarnegara baik yang dimiliki Puskesmas,  Rumah Sakit, Ormas,  Desa Siaga, Partai Politik maupun lembaga lainya benar benar mengetahui dan memiliki kemampuan  dalam penanganan kegawat daruratan. **alw

Dipublish Oleh : Infokom PMI Jateng